REVIEW INTERAKSI SOSIAL
Oleh
Jihan Rahma Anjani Yusnita B71219063
Program studi Dakwah dan Komunikasi
Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya
2020
Terpenuhinya kebutuhan individu dan kelompok yang tidak dapat dipenuhi sendiri tanpa adanya interaksi dengan orang lain. Hubungan sosial selalu ada dalam masyarakat dan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Hubungan sosial akan memberi warna kedinamisan pada kehidupan masyarakat. Banyak sekali dampak positif dan negative dari interaksi social untuk masyarakat. Yang sangat mempengaruhi. Terpenuhinya kebutuhan individu dan kelompok yang tidak dapat dipenuhi sendiri tanpa adanya interaksi dengan orang lain. Kerjasama manusia yang terus berkembang seiring dengan makin kompleksnya kebutuhan dan situasi masyarakat saat ini.
LATAR BELAKANG
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi. Ada aksi dan ada reaksi. Pelakunya lebih dari satu. Individu vs individu. Individu vs kelompok. Kelompok vs kelompok dll. Contoh guru mengajar merupakan contoh interaksi sosial antara individu dengan kelompok. Interaksi sosial memerlukan syarat yaitu Kontak Sosial dan Komunikasi Sosial. Kontak sosial dapat berupa kontak primer dan kontak sekunder. Sedangkan komunikasi sosial dapat secara langsung maupun tidak langsung. Interaksi sosial secara langsung apabila tanpa melalui perantara. Faktor yang mendasari terjadinya interaksi sosial meliputi imitasi, sugesti, identifikasi, indenifikasi, simpati dan empati Imitasi adalah interaksi sosial yang didasari oleh faktor meniru orang lain. Contoh anak gadis yang meniru menggunakan jilbab sebagaimana ibunya memakai. Sugesti adalah interaksi sosial yang didasari oleh adanya pengaruh. Biasa terjadi dari yang tua ke yang muda, dokter ke pasien, guru ke murid atau yang kuat ke yang lemah. Atau bisa juga dipengaruhi karena iklan. Indentifikasi adalah interaksi sosial yang didasari oleh faktor adanya individu yang mengindentikkan (menyadi sama) dengan pihak yang lain. Contoh menyamakan kebiasaan pemain sepakbola idolanya. Simpati adalah interaksi sosial yang didasari oleh foktor rasa tertarik atau kagum pada orang lain. Empati adalah interaksi sosial yang disasari oleh faktor dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, lebih dari simpati. Contoh tindakan membantu korban bencana alam. Interaksi sosial mensyaratkan adanya kontak sosial dan komunikasi sosial. Kemudian membuat terjadinya proses sosial. Proses sosial dapat bersifat asosiatif dan disasosiatif Asosiatif meliputi akomodasi, difusi, asimilasi, akulturasi, kooperasi (kerjasama) (Intinya interaksi social yang baik-baik, kerjasama, rukun, harmonis, serasa dll). Contoh kerja sama antara depertemen pendidikan nasional dengan PT Telkom dalam program Jardiknas. Disasosiatif meliputi konflik, kontravensi dan kompetensi (Intinya interaksi sosial yang tidak baik, penuh persaingan, perang dingin, bertengkar dll). Contoh Bapak memukul anaknya karena tidak mendengarkan nasihatnya. Menyuruh pergi seorang pengemis dengan cara membentak.
Hubungan sosial selalu ada dalam masyarakat dan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Hubungan sosial akan memberi warna kedinamisan pada kehidupan masyarakat. Hubungan sosial aada yang bersifat ppositif dan ada pula yang bersifat negatif. Kedua sifat yang berlainan ini akan Menimbulkan dampak interaksi yang berlainan pula. Hubungan sosial yang positif akan membawa masyarakat dalam kedamaian dan ketenangan dan selanjutnya akab tercipta integrasi (persatuan) pada masyarakat tersebut. Sebaliknya, hubungan masyarakat yang bersifat negative, akan membaawa konflik pada masyarakat dan akhirnya akan terjadi perpecahan dalam lappisan masyarakat.
Dampak interaksi :
1. Kerjasama manusia yang terus berkembang seiring dengan makin kompleksnya kebutuhan dan situasi masyarakat saat ini.
2. Hubungan sosial antara dua atau lebih kelompok sosial yang berbeda akan terintegrasi lebih kuat karena timbulnya solidaritas dan kesetiakawanan yang tinggi.
3. Individu- individu yang berbeda akan saling kenal
4. Tercapainya kestabilan antara dua/ lebih kelompok yang bertikai
5. Lahirnya unsur kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan atau mengeliminasi kebudayaan asli yang mendukungnya.
6. Terjadinya negosiasi antara pihak- pihak yang bertikai.
Dampak interaksi sosial secara negativ:
1. Kerusakan dan hilangnya harta benda dan nyawa jika terjadi kontak atau benturan fisik
2. Persaingan yang tajam akan membuat kontrol sosial tidak berfungsi
3. Akan menimbulkan prasangka yang memicu terjadinya kerugian bagi orang lain
4. Aktivitas yang dilakukan akan mengakibatkan terjadinya benturan/ kontak fisik
5. Menimbulkan rencana / niat mencelakakan pihak lain.
KESIMPULAN
Menurut saya interaksi social sangatlah berpengaruh penting dalam kehidupan masyarakat. Maka dari itu saya menyarankan untuk masyarakat mempelajari apa itu interaksi social, pengertian interaksi social, peran interaksi social. Dan masih banyak lagi informasi yang harus dipelajari tentang interaksi social ini. Bukan hanya berpengaruh terhadap kehidupan sehari hari. Karena interaksi mengajarkan kepada kita bahwa kita hidup di Indonesia sebagai manusia social yang saling tolong menolong, membutuhkan seseorang, entah untuk menolong sesame manusia juga saling peka terhadap apa yang sedang ada pada masyarakat sekitar. Untuk itu saya sangat menyarankan masyarakata mempelajari interaksi social ini.
DAFTAR PUSTAKA
Effendi, Ridwan dan Elly Malihah. (2007) . Pendidikan Lingkungan Sosial Budaya dan Teknologi. Bandung : Yasindo Multi Aspek
Hermawan, Ruswandi dan Kanda Rukandi. (2007). Perspektif Sosial Budaya. Bandung: UPI PRESS
Hermawan, Ruswandi dkk. (2006) . perkembangan masyarakat dan Budaya. Bandung : UPI PRESS
Kuswanto dan Bambang Siswanto. (2003). Sosiologi. Solo: Tiga Serangkai